Mie Ayam dan Es Duren
Kantin Sakinah
Jl. Tubagus Ismail – Bandung

Mie Ayam Sakinah emang beda… Mienya lebih “nyemek” (kalo boleh pinjem istilah mie Jawa), bumbunya lebih “cakep” n ayamnya “bener-bener daging ayam” (gak cuma potongan sisa ayam seperti leher). Yup itu yang memang membedakan Mie Ayam Sakinah ini dibanding mie ayam lainnya yang bertebaran di kota Bandung maupun kota lainnya. Sedikit lebih mahal memang karena satu porsi Mie Bakso Pangsit dihargai RP. 9rb, dan masalahnya satu mangkok mie ayam di tempat ini tidak pernah cukup :))

Bisa coba juga variasi es duren lainnya seperti Es Durian+Susu+Keju (dahsyat gak tuh?), Es Durian Alpukat, Es Durian Kacang, Es Durian Gula Merah dan lain-lain. Saya sendiri mencoba perpaduan Es Durian Aplukat yang bisa ditebus seharga Rp. 17rb.

Mie Ayam Sakinah sendiri sebenarnya nama populer dari Mie Ayam Baso “MAS JOKO”. Disebut Mie Ayam Sakinah karena mereka berjualan di semacam pujasera yang bernama “Kantin Sakinah” yang berjualan bersama aneka makanan lainnya seperti es duren, siomay, gado-gado dan lain-lain. Pertama mengenalnya jaman kuliah tahun 90an dulu, karena terletak tak jauh dari kampus, yaitu di Jl. Tubagus Ismail I. Namun sekarang tempatnya sudah pindah tepat di seberang tempat yang lama masih di ruas jalan yang sama. Mie Ayamnya masih yang lama tapi penjaja Es Durennya sudah berbeda. Katanya Es Duren yang lama buka gerai baru di Jl. Tubagus Ismail Raya-nya. Jadi buat yang mencari wisata kuliner Bandung yang murah tapi mantab silakan meluncur ke Jl Tubagus Ismail I (kawasan Jl. Dago).